KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2021 di beberapa daerah di Indonesia diduga ada kecurangan. Sedikitnya, 11 daerah di Indonesia terindikasi praktik kecurangan, termasuk Sulawesi Tenggara (Sultra). Hal itu berhasil diungkap oleh Satuan Tugas (Satgas) Anti Kecurangan CASN 2021.
Direktur Kriminal Khusus Polda Sultra, Hery Tri Maryadi mengatakan, untuk wilayah hukum Sultra, terdapat tiga orang tersangka atas dugaan praktik kecurangan CASN.
"Kepala BKPSDM Kolaka Utara, Jumadil, Adli Nirwan dan Arfan," ucap Heri, Senin (25/4/2022).
Heri menjelaskan, pihaknya mendeteksi 9 orang peserta tes yang ikut dalam praktik kecurangan, namun hanya 6 peserta yang dinyatakan lulus.
"Sedangkan tiga orang yang tidak lulus karena keterlambatan saat pelaksanaan tes CASN dan lulusnya 6 peserta ini dibatalkan, dan akan masuk daftar hitam dalam setiap seleksi CASN mendatang," tuturnya.
