“Panitia berupaya memaksimalkan semua potensi yang ada untuk memperkenalkan layanan tri dharma perguruan tinggi serta sistem organisasi kemahasiswaan meskipun dilakukan secara online. Ini merupakan tahapan penting sebelum melewati proses pembelajaran yang akan mengantarkan mereka menjadi generasi yang unggul dan berdayasaing serta adaptif di masa sekarang,” jelas Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah itu.
Selama pelaksanaan PBAK virtual, mahasiswa akan memperoleh materi pengenalan budaya akademik melalui tayangan video dan materi tentang kebijakan perguruan tinggi. Selain itu, mahasiswa juga dikenalkan tentang pemanfaatan e-learning dan layanan berbasis online yang digunakan selama pandemi COVID-19.
Selain mengenal layanan akademik, mahasiswa juga diberikan tambahan wawasan mengenai moral dan nasionalisme melalui materi pencegahan narkoba, moderasi beragama dan nasionalisme bagi generasi milenial.
Selain itu, Ketua Satgas COVID-19 Provinsi Sulawesi Tenggara juga ikut andil memberikan pencerahan terkait pencegahan penularan wabah virus corona. Informasi ini dibutuhkan demi mencegah jumlah pasien positif COVID-19 khususnya di wilayah Sultra.
Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim
