"Selama mereka mendapatkan terapi vokasional di LRSPDSRW Meohai Kendari, mereka sangat menonjol, hasil asesmen kami menunjukkan bahwa Salma dan Asnawi mempunyai bakat yang sama yakni di bidang vocasional/keterampilan tata rias. Hasil merias Salma dan Asnawi sangat bagus dan rapi," ungkapnya, Jumat (28/2/2020)
Baca Juga : Kakek Tinggal di Gubuk Reot, Wali Kota Tawari Rumah Baru
Berkat bantuan modal dari Kementerian Sosial, melalui LRSPDSRW Meohai Kendari, kini Salma dan Asnawi telah sukses mendirikan sebuah salon yang berdiri tepat di pinggir jalan poros Desa Asao, Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Dengan usahanya itu mereka bisa memiliki penghasilan Rp 2 juta sampai Rp 3 juta setiap bulannya.
Hal tersebut tentunya selaras dengan harapan pihak pemberi layanan Rehabilitasi sosial di LRSPDSRW Meohai, agar pasca menempuh terapi, penyandang disabilitas rungu wicara mampu menopang kehidupannya secara mandiri.
"Inilah yang menjadi harapan kami, setelah mereka mendapatkan terapi vocasional di LRSPDSRW, mereka bisa lebih mandiri secara sosial dan ekonomi tanpa menggantungkan hidup kepada kedua orangtua mereka," ujar Budi Sucahyono
