Sementara itu Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu yang menerima laporan tersebut, memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menggunakan 3 dari 5 mesin pompanya untuk mengalihkan air ke kawasan persawahan Amohalo, Kecamatan Baruga.
Ini dilakukan untuk menyelematkan sejumlah sawah yang masih berpotensi panen, sehingga potensi puso bisa dikurangi.
"Untuk kawasan, lahan-lahan yang masih produktif yang masih bisa kami selamatkan, kami selamatkan terlebih dahulu itu prioritas," ungkapnya.
Akibat dampak Elnino ini, Pemerintah Kota Kendari juga sudah menetapkan status siaga darurat kekeringan. (B)
Penulis: Sumarlin
