Agustinus menuturkan, meskipun dioperasikan di masa larangan mudik, 26 kapal Pelni dioperasikan tidak untuk mengangkut penumpang yang akan melakukan perjalanan mudik.

Baca Juga: Membludak, Pelabuhan Kapal Malam Kendari-Raha Dipadati Penumpang

Kapal tersebut dialihfungsikan untuk mengangkut muatan logistik, obat-obatan dan peralatan medis, serta barang esensial lain yang dibutuhkan daerah.

"Jadi pemberangkatan kapal 6-17 Mei bukan untuk penumpang mudik," kata Agustinus.

Agustinus menjelaskan, 26 kapal Pelni dapat melayani penumpang. Hanya saja, penumpang yang dilayani adalah penumpang non mudik atau yang dikecualikan dalam SE Kasatgas COVID-19 No.13 Tahun 2021.