Ketiga, suka melanggar aturan. Tujuan agama diturunkan agar hidup manusia menjadi tertib, disiplin, dan bertanggung jawab. Seorang Muslim wajib patuh pada aturan Allah SWT dan Rasul-Nya. Namun, jika orang miskin suka melanggar aturan atau tidak mau mendengarkan nasihat, itulah pertanda kesombongan.

Keempat, tak pandai berterima kasih. Orang kaya yang tulus tidak mengharapkan balasan dari orang yang ditolongnya. Namun, orang miskin wajib berterima kasih atas kebaikan yang diterimanya. Barang siapa yang tidak berterima kasih kepada manusia, maka ia tidak bersyukur kepada Allah SWT. (HR Ahmad).

Dilansir dari Khazanahimani.com, dalam riwayat lain, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah mengabarkan dalam hadisnya yaitu: "Tiga orang yang tidak akan diajak bicara oleh Allah pada hari kiamat, Allah tidak akan melihat kepada mereka dan tidak pula mensucikan mereka dan bagi mereka azab yang pedih.”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda demikian hingga tiga kali. Abu Dzarr berkata, “Sungguh Merugi sekali, siapa mereka wahai Rasulullah ?”

Beliau bersabda, “Musbil (laki-laki yang memakai kain melebihi mata kakinya), orang yang selalu mengungkit-ungkit pemberiannya dan orang yang melariskan dagangannya dengan sumpah palsu.” Hadis riwayat al-Imam Muslim (no. 106) dari sahabat Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu. (C)