Laporan televisi lokal, WSOC-TV, menyebut sekelompok remaja itu menolak mematuhi aturan federal di AS yang mewajibkan seluruh penumpang memakai masker di dalam pesawat untuk memerangi penyebaran Corona. Aksi remaja-remaja itu memicu keributan di dalam pesawat.

"Itu buruk. Pertama, mereka berteriak. Mereka memaki. Mereka sangat menjengkelkan," tutu salah satu saksi mata bernama Malik Banks.

Dilansir detik.com, kelompok yang memicu penundaan penerbangan itu terdiri atas 30 remaja sekolah menengah dari Boston yang hendak merayakan kelulusan mereka di Bahama.

Mereka berakhir setuju memakai masker keesokan harinya, setelah bermalam di bandara.

Laporan media lokal menyebut polisi setempat tidak melakukan penangkapan terkait insiden itu.