JAKARTA, TELISIK.ID - Kementerian Perhubungan beserta Pelni dan sejumlah pemimpin daerah menandatangani kesepakatan untuk menyediakan empat armada kapal Pelni sebagai tempat isolasi terpusat.

Direktur Utama PT Pelni Insan Purwarisya L Tobing menjelaskan bahwa perusahaan akan menyediakan empat kapal penumpang untuk dijadikan lokasi isolasi apung.  

Keempat kapal tersebut adalah KM Tatamailau untuk disiagakan di Pelabuhan Bitung, KM Bukit Raya di Pelabuhan Belawan, KM Sirimau di Pelabuhan Sorong dan KM Tidar di Pelabuhan Jayapura.

"Sebelum digunakan, seluruh kapal akan disterilisasi dan dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas pendukung untuk pelaksanaan isolasi terapung oleh pemerintah daerah dengan instansi. Ini harus dilakukan demi memenuhi standar sebagai lokasi isolasi mandiri sesuai yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan sebagaimana yang telah dilakukan di KM Umsini di Makassar," terang Insan.

KM Tatamailau, KM Sirimau dan KM Bukit Raya merupakan kapal penumpang dengan kapasitas sebesar 1.000 pax. KM Tatamailau dan KM Sirimau memiliki 456 bed yang dikhususkan bagi pasien dan 10 bed bagi tenaga medis. Sedangkan KM Bukit Raya memiliki kapasitas 450 bed bagi pasien dan 13 bed yang akan dialokasikan khusus untuk tenaga medis.