Di puncak bukit inilah dahulu terdapat sebuah desa bernama Desa Taduna. Desa ini dikelilingi oleh benteng yang terbuat dari batu karang untuk melindungi desa. Namun, pada suatu hari desa ini medadak ditinggalkan oleh penduduknya dan akhirnya menjadi desa mati.  

Ada dua versi cerita mengenai apa penyebab ditinggalkannya desa tersebut.

“Yang pertama, karena adanya wabah penyakit yang menyerang desa sehingga banyak menyebabkan kematian. Versi kedua menyatakan karena masyarakat setempat tidak tahan akan kekejaman pemerintah Belanda yang memaksa mereka untuk membangun jalan dengan cara kekerasan,” ujar Kepala Desa Haka, Haeruddin, Selasa (31/8/2021).

“Desa itu kini tidak lagi memiliki penghuni. Yang ada hanyalah bekas kuburan, bekas masjid, bekas rumah adat, dan bekas benteng, yang dijadikan sebagai salah satu objek wisata di Desa Haka,” tambahnya.

2. Danau Kamento