Pemenang ke-dua berasal dari India yang bernama Kheyti, merangcang Kappagantulu’s Greenhouse in a box. Ia membantu petani kecil untuk melindungi tanaman mereka dari cuaca ekstrem dan hama di India, negara yang sangat terpengaruh oleh perubahan iklim.

Pemenang ke-tiga adalah Pierre Paslier dan Rodrigo Garcia Gonzalez dari Inggris, mereka mampu menciptakan plastik alami yang terbuat dari rumput laut, plastik tersebut dapat terurai secara biologis.

Pemenang ke-empat, yaitu seorang wanita asal Australia dengan programnya telah melatih 60 perempuan dalam konservasi laut baik secara tradisional maupun secara digital.

Pemenang terakhir, yaitu Talal Hasan, seorang pemuda dari Oman yang dapat mengubah karbon dioksida menjadi peridotit atau batu yang biasa ditemukan di Oman juga di belahan dunia lain, seperti Amerika, Eropa dan Asia. Ia menawarkan alternatif yang murah dan aman untuk penyimpanan karbon dalam metode yang tradisional, salah satunya dengan menguburnya di sumur minyak bekas.

Menurut Talal, memenangkan penghargaan tersebut merupakan momen yang paling membanggakan untuk dia dan timnya. Ia sendiri telah memulai proyek tersebut sejak dua tahun lalu.