Tubuh menelan sedikit udara saat sedang makan atau minum. Namun, dilansir Medical News Today, makanan dan minuman yang kita konsumsi setiap hari sebenarnya menimbulkan gas. Tubuh akan melepaskan udara dengan sendawa. Atau, udara tersebut akan menuju usus dan menumpuk di perut sampai akhirnya dilepaskan dalam bentuk kentut.
Bakteri dalam usus akan memecah makanan dan menghasilkan gas berbeda, salah satunya dilepaskan menjadi kentut.
Namun, kentut juga bisa disebabkan oleh sembelit. Akibatnya, perut makin sering kembung. Asupan yang masuk tubuh akan diproses tubuh dan ditaruh sementara di usus besar.
Jika mengalami sembelit, hasil pemrosesan asupan itu akan berada di usus besar dalam waktu lebih lama. Sehingga, gas yang menumpuk dalam perut makin banyak, lalu menyebabkan seseorang sering kentut.
3. Perubahan pola makan
