KENDARI, TELISIK.ID - Sekiranya ada 600 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Wondumbatu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, menjadi langganan banjir selama 20 tahun.
600 KK tersebut tersebar di beberapa wilayah di Kelurahan Wondumbatu di antaranya, kompleks perumahan BTN Mahkota Permai, BTN Multi Graha, BTN Mahkota Hijau II, dan Wilayah Pandai Besi.
Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari, LM Rajab Jinik yang telah melakukan pengecekan mengungkapkan, pemicu terjadinya banjir karena dataran di wilayah itu rendah.
Selain itu, terdapat tambak dengan debit air yang besar dan tidak memiliki kanal.
"Semua air yang turun dari atas (dataran atas) pasti turun ke situ, sehingga tambak yang sudah punya debit besar dan ditambah dengan masuknya air hujan, sehingga terjadi genangan. Tidak ada saluran air yang bisa jadi pintu keluar air sampai ke laut," kata Rajab, Senin (7/6/2021).
