"PUPR siap, hanya kita minta kesepakatan masyarakat, jangan sampai kita sudah turun masyarakat tidak terima dengan lahan mereka yang dijadikan sebagai alternatif untuk mengurai air yang masuk di BTN Mahkota Hijau dan Multi Graha," pungkasnya.
Baca Juga: DLHK Minta Sampah Pasar Dibuang Langsung ke TPA
Sementara itu, Ketua RT 02 Kelurahan Wondumbatu, Basiru mengatakan, terkait pembebasan lahan, pemerintah kelurahan bersama LPM, dan RT/RW akan lebih dulu melakukan komunikasi dengan masyarakat pemilik lahan.
"Setelah itu tuntasx semua baru kita melapor kembali kepada pihak teknis," kata Basiru.
Selain itu, Basiru juga berharap agar Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir turun melihat kondisi wilayah mereka.
