Baca Juga: Sindikat Pencuri Asal Kaltim dan Sulsel Terbongkar di NTT

"Modus mereka ada yang sebagai pengamen, pak ogah, dan meminta-minta sumbangan untuk pembangunan masjid di sejumlah lampu merah. Tapi ternyata uang hasilnya itu bukan untuk pembangunan masjid melainkan untuk kebutuhan yang lain," kata Jamal di Mapolrestabes Makassar, Kamis (17/6/2021) siang.

Ada pun inisial para pemuda itu masing-masing S (36), RE (23), Zu (25), Sa (25), Al (14), Te (12), R (14), dan A (29). Mantan Kapolsek Panakkukang ini juga menjelaskan, para pemuda ini sementara dilakukan pemeriksaan di Mapolrestabes Makassar.

"Salah satunya mengaku melakukan itu karena tidak mempunyai pekerjaan, serta menutupi kebutuhan sehari-hari, jadi berinisiatif meminta sumbangan pembangunan masjid," tandasnya. (B)

Reporter: Rezki Mas’ud