KENDARI, TELISIK.ID - Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045, Pemkot Kendari menitikberatkan delapan poin tujuan pembangunan berkelanjutan prioritas yang akan diintegrasikan dalam penyusunan dokumen.
Delapan poin tersebut di antaranya tanpa kemiskinan, tanpa kelaparan, berkurangnya kesenjangan, kehidupan sehat sejahtera, sanitasi layak dan bersih, kota dan pemukiman berkelanjutan. Perdamaian keadilan dan kelembagaan yang tangguh, pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, melalui 4 pilar pembangunan yakni sosial, ekonomi, hukum, tata kelola pemerintahan, dan lingkungan.
Delapan pilar tersebut diangkat saat rapat RPJPD di Ruang Samaturu, Balai Kota Kendari, Kamis, (31/8/2023). Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu mengatakan kegiatan ini adalah arah kebijakan dan memberikan rekomendasi atas berbagai permasalahan dan isu-isu strategis yang dihadapi pemerintah kota untuk periode 2025-2045.
Baca Juga: Pemkot Tunjuk Plt Dirut PDAM, DPRD Kota Kendari Minta Benahi Manajemen
"Sehingga isu-isu tentang lingkungan hidup, sosial, dan ekonomi, menjadi fokus utama dalam penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) ini," ujarnya pada para jurnalis, Kamis (31/8/2023).
