Baca juga: Empat SMP Diverifikasi untuk Belajar Tatap Muka

Selain itu, metode pembelajaran juga terkesan monoton sehingga menjadi salah satu penyebab utama pemerintah berupaya untuk segera mengaktifkan belajar tatap muka, meski harus dalam pantauan protokol kesehatan yang ketat.

"Banyak keluhan yang kami terima baik dari orang tua siswa maupun guru kelas, terkait proses belajar daring. Utamanya ketersediaan fasilitas alat komunikasi yang terbatas," Sambungnya.

Pihaknya berharap, baik orang tua dan pihak sekolah menjalin kerja sama yang baik dalam penerapan belajar tatap muka nantinya.

"Semua harus berperan, bukan saja pemerintah namun pihak sekolah dan orang tua, serta siswa harus bersama-sama dalam menjaga protokol kesehatan jika sekolah kita buka. Semoga tidak ada lagi tambahan kasus positif, tapi kalau ada kasus maka belajar tatap muka kita batalkan lagi," pungkasnya. (B)