Ketika ditanya mengenai insentif yang mereka harapkan dari calon, mayoritas responden memilih uang tunai sebagai insentif yang paling diinginkan, dengan jumlah lebih besar dari Rp 200.000 menjadi pilihan utama.
Hasil survei ini menunjukkan bahwa meskipun faktor-faktor lain seperti program dan visi-misi juga penting, politik uang masih berperan dalam menarik suara.
Survei ini mengindikasikan bahwa meskipun Abu Hasan saat ini unggul dalam hal elektabilitas, masih ada banyak dinamika yang dapat memengaruhi hasil Pilkada 2024, terutama dengan adanya sekitar sepertiga pemilih yang masih belum menentukan pilihan mereka.
Masa kampanye yang akan datang dan interaksi langsung antara calon dan pemilih berpotensi besar untuk menentukan arah dukungan yang akan berkembang. (C-Adv)
Penulis: Erni Yanti
