Dilansir Wikipedia.org, Hadaka matsuri diadakan untuk mendoakan hasil panen yang melimpah di musim panen yang akan datang. Ketika belum diciptakannya mesin-mesin pertanian, orang Jepang zaman dulu hanya mengandalkan tenaga manusia untuk bercocok tanam.
Matsuri ini dipakai untuk mempertunjukkan kesehatan laki-laki untuk bekerja di lahan pertanian, dan sekaligus dimanfaatkan penonton wanita untuk mencari pasangan hidup.
Hadaka matsuri tidak dianggap vulgar karena diselenggarakan untuk tujuan ritual. Setiap tahunnya, berbagai hadaka matsuri diadakan di berbagai tempat di seluruh Jepang, terutama pada musim panas dan musim dingin.
Dilansir Jurnalsoreang dari Japanese Station, Hadaka Matsuri dilaksanakan rutin setiap tahunnya. Umumnya, perayaan ini dilakukan bulan Januari atau Februari ketika musim dingin tiba. Disebut juga sebagai salah satu ritual agama Shinto.
Cerita sejarahnya, perayaan ini terjadi di zaman Nara sekitar tahun 710 hingga 794 Masehi. Saat itu, raja sangat mempercayai bahwa untuk membersihkan dan mensucikan diri dari dosa, harus melakukan festival ini.
