Oleh: Prof. Abd. Rasyid Masri
Akademisi dan Pebisnis
DALAM buku 'Menatap Wajah Islam Indonesia' karangan Dr. Aksin Wijaya meneguhkan bahwa kemajuan teknologi komunikasi dan teknologi transportasi tak mungkin kita bisa bendung lagi.
Tapi, haruskah kita membiarkan berbagai kemajuan teknologi dan serbuan budaya asing membanjiri negeri ini, tanpa ada upaya mengkritisi dan memfilter berbagai efek negatifnya.
Dalam asumsi sederhana pikiran penulis, kalau gerak budaya luar tak bisa kita bendung, maka hampir pasti identitas kebangsaan, nilai budaya lokal Indonesia, dan nilai agama akan tereduksi kesakralannya.
