Baca Juga: Update 10 Orang Terkaya di Dunia 2024 dengan Harta Ribuan Triliun, Bill Gates Tak Masuk Daftar
“Penelitian kami menunjukkan bahwa saat sistem sungai di dekatnya membelah lebih dalam, hilangnya material menyebabkan gunung tersebut menjulang lebih tinggi lagi.” ujarnya.
Erosi yang menghilangkan begitu banyak sedimen dan tanah telah membuat kerak Bumi di sekitar Everest menjadi lebih ringan, sehingga memungkinkan terjadinya rebound isostatik yang mendorong gunung tersebut semakin tinggi.
Kekuatan yang mendorong Everest ke atas kini lebih besar dibandingkan dengan gaya gravitasi yang menariknya ke bawah. Kondisi ini menyebabkan Everest mengalami percepatan dalam proses pertumbuhannya.
Dikutip dari laman okezone.com, cekungan Sungai Arun, yang terletak sekitar 47 mil dari Everest, mengalir menuju sistem Sungai Koshi yang lebih besar. Jalur inilah yang sering dilalui para petualang menuju base camp Everest.
