Baca Juga: Proyek Pembangunan Drainase di Kota Medan Diduga Siluman dan Tebang Pilih

Menurutnya, air muncrat dari perpipaan bisa karena rusak, bisa juga karena sengaja dibuka ventil pengatur tekanan udara dalam pipa. Kalau yang bocor karena rusak penanganan sudah pasti segera dilakukan petugas di lapangan.

Dijelaskannya, dalam jangka waktu tertentu, ventil pada sejumlah titik dibuka, airnya pun muncrat keluar dari pipa yang ada. Mungkin publik melihat air ini keluar disebut air bocor dari jaringan perpipaan Perumda, ternyata tidak semua karena itu.

Marsel bilang, ventil harus dibuka guna mengatur tekanan udara. Tekanan udara harus diatur karena air yang mengalir dalam perpipaan Perumda memanfaatkan gravitasi murni, bukan menggunakan tenaga mesin. Karena itu, secara berkala pada puluhan titik, ventil dibuka dan sudah pasti pada titik itu air keluar.

Baca Juga: Korban Kebakaran 3 Rumah dan 1 Kios Numpang di Rumah Tetangga