Selain itu, para dewan guru juga menjelaskan, kedua anak tersebut sudah sering diberi bantuan oleh para guru karena memang mengetahui kondisi orang tuanya yang serabutan dengan menjadi karyawan sales kredit barang.

"Sejak kedua anak tersebut pindah dari sekolahnya dulu, kami sudah tau kondisi anak tersebut sehingga kami merasa kasian dan selalu memberi bantuan berupa alat sekolah," kata salah seorang dewan guru, Vera Satriati.

Setelah pihak sekolah menghadirkan orang tua dari kedua anak tersebut, dengan penuh haru dia mengatakan bahwa hal tersebut terjadi karena desakan ekonomi.

Baca Juga: Festival Seni dan Qasidah Sultra di Butur Resmi Dibuka, 2 Kabupaten Absen

"Saya sudah terima bantuan dari sekolah tapi karena ada kebutuhan mendesak akhirnya bantuan itu saya gunakan untuk yang lain," kata Mardiana, ibu dari kedua anak tersebut.