TOKYO, TELISIK.ID - Jepang menjadi salah satu negara yang alami resesi seks karena banyak masyarakatnya yang usia produktif enggan untuk berhubungan seks maupun menikah. Hal ini berimbas pada tingkat kelahiran yang sangat rendah.

Dilansir dari Situbondo.jatimnetwork.com, populasi Jepang menyusut. Untuk pertama kalinya sejak pemerintah mulai melacak lebih dari seabad yang lalu, ada kurang dari 1 juta kelahiran tahun lalu, karena populasi negara itu turun lebih dari 300.000 orang.

Baru-baru terdapat berita viral yang menyebutkan banyak sekolah tutup karena berkurangnya anak-anak yang dilahirkan di Jepang. Video yang beredar di media sosial menunjukkan sekolah besar dengan fasilitas lengkap di Jepang harus ditutup karena tidak ada murid.

Sekolah dari tingkat SD hingga SMA itu terpaksa tutup setelah 20 tahun karena penurunan drastis jumlah anak-anak muda. Hal ini sangat memprihatinkan, mengingat pertumbuhan ekonomi harus berjalan seimbang dengan pertumbuhan penduduknya.

Dengan keseimbangan tersebut diharapkan tetap menjaga stabilitas ekonomi. Fasilitas sekolah bahkan dialihfungsikan menjadi café, hotel, dan tempat penginapan.