KENDARI, TELISIK.ID – Baru-baru ini terjadi insiden. Ambulance milik Puskesmas Poasia kehabisan bahan bakar minyak (BBM) di tengah perjalanan saat mengantar bayi
yang baru lahir ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari.
Akibat kejadian itu, keluarga sang bayi harus melanjutkan perjalanan ke RSUD Kendari, tapi sang bayi tidak dibantu oksigen lagi karena terpaksa harus menggunakan taxi online. Namun, sesampainya di RS, bayi dari pasangan Fandi (Ayah) dan Juli (Ibu) itu meninggal dunia, Sabtu (12/3/2022) dini hari.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir menyayangkan insiden itu lantaran tidak memperhatikan Standar Operasional Prosedur (SOP).
"Kita sayangkan, karena ini problem teknis sebenarnya," ucapnya, Rabu (16/3/2022).
