BUTON TENGAH, TELISIK.ID -Malang benar nasib Sarlan. Anak berusia enam tahun yang tinggal di Desa Lowu-lowu, Gu, Buton Tengah (Buteng) ini menderita gizi buruk sejak kedua orang tuanya berpisah. Tubuhnya kurus tak memiliki lemak layaknya anak seusianya.
Sejak perceraian itu, Sarlan diasuh oleh neneknya, Wa Nini. Langka itu diambil lantaran ibu Sarlan, Wa Lani menderita gangguan psikologi akibat ditinggal suami.
Kondisi ekonomi sang nenek juga tidak mencukupi kebutuhan Sarlan. Makanan yang diberikan sang nenek juga alakadarnya. Bahkan jauh dari kata, empat sehat lima sempurna. Namun beberapa bulan terakhir, Sarlan akhirnya kembali diasuh oleh ibunya yang sedang menderita gangguan psikologi.
Kepala desa Lowu-lowu, Karim Endo menuturkan, sejak tiga Minggu terakhir, kondisi Sarlan semakin memburuk. Pemerintah desa dan warga sekitar sudah berusaha membujuk sang ibu agar Sarlan segera mendapat perawatan. Namun sang ibu terus menolak bujukan itu. Bahkan Wa Lani kerap meronta bahkan melempari warga.
"Kita sudah bujuk hanya mamanya tidak mau. Karena mamanya ini lagi gangguan psikologis lantaran ditinggal suami," kata Karim Endo saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya, Kamis (13/02/2020).
