KENDARI, TELISIK.ID - Beberapa anak punk yang baru sehari terjaring razia dan diminta kembali ke daerahnya masing-masing rupanya masih berada di Kota Kendari.
Bahkan ada sekitar beberapa orang masih menyisir jalan kota. Satu di antaranya memegang gitar ukulele yang biasa dipakai saat mengamen di jalan.
Padahal, anak punk yang hampir 80 persen dari Sulawesi Selatan itu sudah menandatangani surat pernyataan dari Pemerintah Kota (Pemkot) untuk kembali ke daerahnya masing-masing dan tidak lagi di Kendari.
"Kemarin (sudah harus pulang) dan tidak boleh lagi mengamen," kata Sekretaris Daerah Kota Kendari, Nahwa Umar, Selasa (2/1/2021).
Jenderal ASN Pemkot Kendari ini menyebut sudah ada tim yang keliling melakukan razia.
