MUNA, TELISIK.ID - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muna, Bachrun Labuta, telah menandatangani APBD 2024. Keterlambatan pengesahan APBD itu dikarenakan adanya penyesuaian untuk mendapatkan anggaran pengembangan jagung yang membuat tertundanya pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kini, anggaran pengembangan jagung yang disebut-sebut sebagai program nasional itu sudah dituangkan dalam APBD. Sayangnya, dari total Rp 7,5 miliar yang direncanakan, hanya didapat dari rasionalisasi gaji sebesar Rp 4 miliar.
Anggaran pengembangan jagung yang terkesan dipaksakan itu diiming-imingi bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat.
Plt Bupati Muna, Bachrun Labuta pun optimis dengan hal itu. Katanya, Muna bisa maju dan masyarakat sejahtera dengan menanam jagung.
"Saya mau taruhan, hasil dari panen jagung bisa meningkatan PAD dan kesejahteraan masyarakat," kata Bachrun, Minggu (4/2/2024).
