Baca Juga: 68 Desa di Muna Mulai Tanam Jagung untuk Dukung Pabrik
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Muna itu mengaku tertantang mengembangkan jagung, karena selama ini setiap rapat-rapat di dewan ditagih peningkatan PAD. Sementara, tidak dukung dengan anggaran.
Nah, saat ini anggarannya sudah tersedia. Karenanya, ia yakin dengan menanam jagung bisa menambah penghasilan daerah dan membawa kesejahteraan. Bayangkan saja, sekali panen, per hektarnya bisa menghasilkan cuan sekitar Rp 60 juta.
Untuk anggaran Rp 4 miliar itu, akan digunakan pada lahan seluas 230 hektare dengan konsep melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memberi contoh pada masyarakat. Hitungan biayanya, per hektare sekitar Rp 15 juta.
Baca Juga: Pj Bupati Muna Barat Sebut Bantuan Bibit Jagung dari Kementan
