Ketua Fraksi PAN itu juga mengaku, sebagai kekurangan anggaran untuk honor guru. Maka dari itu, dia menduga terjadi penggelapan.
"Ke mana digunakan oleh Dinas Pendidikan honor guru yang sudah disahkan dalam APBD 2023 untuk setahun," sebut Hendra.
Hendra menjelaskan, Dinas Pendidikan Sumatera Utara saat ini sedang berusaha mencari cara untuk menutupi kekurangan anggaran itu. Salah satunya dengan mengurangi jam mengajar bagi guru honor.
Bukan hanya honor bagi GTT, Hendra juga menduga ada penggelapan bantuan operasional pendidikan (BOP) di Dinas Pendidikan Sumatera Utara yang jumlahnya puluhan miliaran.
"Bahkan yang kami dalami juga ternyata anggaran BOP yang dialokasikan untuk siswa-siswi kita tingkat SLTA juga belum diketahui kejelasannya," tambahnya.
