"Kami mengingatkan masyarakat agar tertib protokol kesehatan dan tidak berpergian ke tempat-tempat yang terdapat kerumunan," jelasnya.
Ia menambahkan, kerumunan memicu peningkatan kasus aktif. Padahal dengan disiplin protokol kesehatan dapat menjadi upaya mencegah penularan. Namun masyarakat masih ada yang lengah dan tidak menjalankan protokol kesehatan.
Baca juga: Indonesia Desak Uni Eropa Perlakukan Minyak Kelapa Sawit secara Adil
Wiku mengatakan bahwa Satgas COVID-19 juga meminta pemerintah daerah untuk mengevaluasi implementasi protokol kesehatan.
Karena peningkatan kasus dapat dicegah melalui kedisiplinan yang tinggi terhadap protokol kesehatan. "Kami selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Satgas daerah bahwa kasus dapat dikendalikan," tuturnya.
