Aris menambahkan, di setiap pelatihan potensi SAR, tidak semua peserta yang dilatih dapat diserap. Kemudian akan terdaftar sebagai orang-orang yang mambantu Basarnas saat terjadi bencana alam. 

Basarnas Kendari sangat mawas diri untuk menghadapi bencana, sehingga mencari para potensi SAR yang ada di Sultra. Bahwa, rentang terjadi bencana alam dan peristiwa seperti kapal tenggelam dan beberapa kejadian lainnya. 

"72 jam dari 60 potensi SAR yang di latih, dua dinyatakan tidak berpotensi namun pelatihan selanjutnya tetap kami akan libatkan. Mungkin saja dua rekan tersebut belum fokus menerima materi dan praktek di lapangan," jelas Aris. 

Baca Juga: Mahfud MD: Haram Hukumnya Meniru Sistem Pemerintahan Nabi Muhammad SAW

Pelatihan selama tujuh hari, Aris Sofingi berharap semua peserta yang dinyatakan lulus oleh instruktur dapat membantu tugas pelaksanaan operasi SAR.