KENDARI, TELISIK.ID - Wabah rabies baru-baru ini ramai diperbincangkan karena meningkat kasusnya dan menyebabkan kematian. Hal tersebut membuat semua daerah waspada terhadap penyebaran virus tersebut, tak terkecuali Sulawesi Tenggara.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Tenggara, dr Muhammad Ridwan mengatakan, pihaknya sudah mewaspadai bulan-bulan ini sebagai siklus penyebaran rabies.
Ia mengatakan, Dinkes berkolaborasi bersama dengan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Sulawesi Tenggara dalam menangani virus rabies.
“Kalau kita menangani orangnya, kalau dinas peternakan menangani hewannya,” katanya, Kamis (27/7/2023).
Baca Juga: Rawan Wabah Rabies di Sejumlah Wilayah Indonesia, Stok Vaksin Sulawesi Tenggara Kosong
