BELANDA, TELISIK.ID - Perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan atau artificial intellegence (AI) bukan hanya diadopsi oleh sektor komunikasi saja, tapi merambah hingga industri fashion seperti pembuatan parfum.

Dilansir dari BBC News, sebuah perusahaan asal Belanda bernama Algorithmic Perfumery menggunakan kecerdasan buatan untuk membuat parfum yang dipersonalisasi sesuai dengan karakter si pemakai.

Sistem ini bernama ScenTronix, sebuah aplikasi ponsel yang bekerja dengan mengajukan beberapa pertanyaan kepribadian kepada konsumennya, kemudian menggunakan tanggapan dari pertanyaan tersebut untuk memproduksi tiga aroma parfum yang dianggap cocok dengan pribadi konsumen.

Baca Juga: Polisi San Fransisco Bakal Kerahkan Robot Pembunuh

Dikutip dari Tempo, aplikasi serupa juga digunakan oleh perusahaan bernama Firmenich. Ia meluncurkan AromaMix, sebuah platform untuk menciptakan desain aroma baru yang sesuai dengan karakter dan image dari sebuah brand parfum.