“Ibu korban dan korban kemudian mendatangi rumah tante korban dan mengadukan kasus yang dialami,” ujar Humas Polresta Kendari, Ipda Haridin, Jumat (6/9/2024).

Kepada ibu dan tantenya, AL mengaku tidak hanya dilecehkan melainkan telah disetubuhi berulang kali oleh LR sejak November 2023 dan terakhir pada 16 Agustus 2024.

“Setelah mendengar hal itu pelapor merasa keberatan dan datang ke Polresta Kendari untuk melaporkan kejadian tersebut,” kata Haridin.

Berdasarkan hasil interogasi oleh penyidik, kata Haridin, LR mengakui telah merudapaksa putri kandungnya dan berkilah dilakukan sebanyak dua kali.

“Kejadian tersebut dilakukan oleh pelaku di rumahnya sejak dua tahun terakhir,” tambahnya.