YOGYAKARTA, TELISIK.ID - Setidaknya, terdapat tiga aspek penting yang mendorong Badan POM (Pengawas Obat dan Makanan) berkomitmen mengembangkan jamu.

Pertama adalah aspek budaya. Jamu merupakan budaya Indonesia yang perlu dilestarikan.

Kedua adalah aspek ekonomi, di mana jamu termasuk jamu gendong merupakan salah satu bagian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjadi penggerak ekonomi Indonesia.

Ketiga adalah aspek sosial, di mana jamu gendong mendukung kemandirian perempuan dalam berusaha. Karena sebagian besar usaha jamu gendong dilakukan oleh kaum perempuan.

Proporsi terbesar pelaku usaha obat tradisional di Indonesia sebesar 90 persen adalah UMKM. Memerhatikan potensi dan peran strategis UMKM pada berbagai aspek, Badan POM melaksanakan program prioritas Nasional pembinaan UMKM obat tradisional.