Senada, menurut salah seorang tenaga kesehatan yang menjadi petugas vaksinasi di Dinas Kesehatan Kota Kendari, dr Polaro mengatakan secara medis, vaksinasi boleh dilakukan kepada tubuh yang sedang berpuasa.
Ia menambahkan, vaksin untuk menangkal COVID-19 punya efek samping menyerap cairan tubuh pada orang yang disuntikkan. Namun, efek tersebut menurutnya baru akan dirasakan sekitar enam jam pasca vaksinasi, artinya menuju waktu berbuka.
Artinya, kita akan merasa dehidraai namun tidak dalam waktu yang lama, sehingga masih aman. Ia menyarankan masyarakat yang habis divaksin untuk berbuka dengan minuman berelektrolit tinggi seperti air kelapa, untuk memenuhi kekurangan cairan yang diserap vaksin.
Baca Juga: 5 Hal Bisa Merusak Pahala Puasa
Minuman berelektrolit tinggi sebaiknya terus diminum hingga berbuka di hari berikutnya, karena efek samping yang masih berlangsung.
