MANGGARAI, TELISIK.ID - Balita penderita stunting parah, Septiani Amora Abela dirawat di RSUD Ruteng, Manggarai Nusa Tenggara Timur dengan kondisi kritis.

Balita yang akrab disapa Moi itu merupakan anak dari kedua pasutri Getrudis Ani (28) dan Ferigensius Edu (30) asal Desa Ngkiong Suka, Kecamatan Kuwus, Manggarai Barat.

Moi masuk rumah sakit dengan kondisi sesak napas parah bahkan sempat kritis sehingga dirawat tiga hari di ruang ICU (intensive care unit).

Kondisi Moi memperlihatkan gejala marasmus akibat malnutrisi akut dengan ciri perut buncit, kaki dan tangan mengecil, kulit keras dan keriput, rambut rontok juga sering sesak nafas.

Sebelum masuk di RSUD Ruteng, bocah itu sempat dirawat di RS Siloam Labuan Bajo. Hasil pemeriksaan ct scan tidak ditemukan kelainan pada tulang dan otak Moi, maupun penyakit penyerta selain ia menderita stunting.