Ruksamin juga turut bersyukur dengan adanya kegiatan tersebut, membahas kondisi ekonomi Sulawesi Tenggara baik dari bidang industri, pertanian maupun pariwisata.
"Inikan kita sama-sama membedah maka lahirlah sebuah ide dan solusinya hanya satu yaitu Sultra sebagai pusat energi dunia," tegas Ruksamin.
Sementara itu, Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Kendari, Samsir Nur menjelaskan bahwa dalam kelembagaan, mempunyai misi untuk memberikan kontribusi pemikiran dalam permasalahan ekonomi.
Selain itu, mempunyai misi untuk memberikan solusi dalam perencanaan pembangunan ekonomi di daerah.
"Kerjasama antara pemerintah, pelaku usaha dan akademisi sangat penting dilakukan untuk mengatasi masalah ekonomi daerah, dan menentukan arah pembangunan ekonomi untuk mewujudkan kesejahteraan," ucapnya.
