SURABAYA, TELISIK.ID - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, untuk relokasi korban bencana gempa di Kabupaten Malang dan sekitarnya, pemerintah lewat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelontorkan dana Rp 1 miliar.
“Bantuan Rp 1 miliar tersebut diperuntukkan sebagai biaya operasional untuk Dapur Umum Lapangan yang tersebar di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang. Pemprov Jatim telah bergerak cepat utamanya dalam penyaluran bantuan dan mengkoordinasikan dengan pihak terkait. Baik bersama Forkopimda Jawa Timur, Pemkab/Pemkot terdampak, BPBD, Tagana serta relawan lainnya,” tutur Gubernur Khofifah di Surabaya, Senin (12/4/2021).
Mantan Mensos ini mengatakan, tak hanya itu, guna mempercepat agar terhindar dari klaster pengungsi COVID-19 maka BNPB juga menyiapkan bantuan tunggu hunian sebesar 500 ribu rupiah per bulan per rumah tangga agar digunakan untuk sewa tempat tinggal sambil menunggu pembangunan rumah selesai.
Baca juga: Tiga Tahun, Sekda Muna Masih Dijabat Pj
Seperti diketahui, gempa bumi telah mengguncang Kabupaten Malang, Lumajang dan Blitar dan beberapa daerah sekitar di wilayah Jawa Timur, pada Sabtu (10/4/2021) siang. BMKG memperbarui kekuatan gempa menjadi 6,1 magnitudo dari yang sebelumnya tercatat 6,7 magnitudo. BMKG memastikan gempa ini tak menimbulkan ancaman tsunami.
