Baca Juga: Bappeda Sulawesi Tenggara Akui Perlu Komitmen Pemimpin Daerah Turunkan Angka Stunting

Menanggapi hal tersebut, tim dari Kendari mengaku bahwa sampah rumah tangga merupakan salah satu sampah terbesar yang dihasilkan oleh masyarakat untuk itu peran ibu rumah tangga perlu dimaksimalkan agar sampah yang tersisa di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sisa residu.

Meski dicecar berbagai pertanyaan, Dokumen SSK Kota Kendari tetap meraih skor tinggi yakni 97 dari 100, seperti yang disampaikan oleh Susilawaty selaku pimpinan pada rapat tersebut.

“Kota Kendari mendapatkan skor 97 dari 100, masih ada yang perlu diperbaiki, silahkan dilihat catatan-catatannya,” tuturnya sembari menutup rapat dan melanjutkan ke rapat berikutnya dengan kabupaten/kota lainnya. (A-Adv)

Penulis: Ahmad Badaruddin