Sementara itu, Nike Roso Wulandari selaku narasumber dari BPS Sulawesi Tenggara menuturkan peran BPS dalam pengukuran, pencapaian, implementasi TPB adalah menyediakan data/indikator untuk monitoring capaian implementasi TPB, melakukan validasi terhadap indikator TPB yang dihasilkan K/L.

Melakukan pengembangan kegiatan survei/sensus dalam rangka mendukung penyediaan indikator TPB yang belum tersedia, melakukan kerjasama dengan K/L dalam penyediaan indikator TPB yang menjadi tanggung jawab K/L.

Ia menyebut, tidak semua indikator global dapat disetarakan dengan indikator pada RPJMN/ RPJMD maupun metadata TPB. Edisi awal metadata TPB meliputi 17 goals, 94 targets, dan 319 indikator, dengan penjelasan sebagai berikut:

- Indikator nasional yang sesuai dengan indikator global, yaitu indikator nasional yang konsep dan cara pengukurannya sama dengan metadata indikator global 85 indikator.

- Indikator nasional sebagai proksi indikator global, yaitu indikator nasional yang konsep dan cara pengukurannya merupakan proksi untuk menjawab metadata indikator global: 166 Indikator proksi dan 68 indikator tambahan Indikator RPJMN 2015-2019).