Selama ini kampus telah banyak memberikan kontribusi dalam setiap hajatan Pilkada, Pilgub, Pileg dan Pilpres. Ini diungkapkan oleh Rektor UHO, Prof Dr. Muhammad Zamrun saat membawahkan makalah dengan judul 'Peran Perguruan Tinggi dalam Pelaksanaan Demokrasi Elektoral' di kegiatan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif (SKPP), dilaksanakan Bawaslu Kota Kendari dan dihadiri Ketua Bawaslu RI.
Baca juga: Show of Power: Politik Ala Jokowi
Ketua Bawaslu RI Abhan, SH, M.H hadir di kampus dan memberikan kuliah umum dengan judul 'Pembangunan Demokrasi Indonesia Peluang dan Tantangan dari aspek Pengawasan Pemilu'. Kehadiran Bawaslu untuk menjadikan kampus sebagai tempat konsultasi dan sebagai tempat menyampaikan hasil kerja, perlu dipikirkan ke depan.
Bawaslu harus berani menyampaikan kepada publik baik diminta maupun tidak diminta, terkait apa yang telah dikerjakan selama ini. Misalnya upaya apa yang dilakukan Bawaslu dalam mengantisipasi terjadinya money politik, dan berapa banyak pelaku pemberi dan penerima yang mendapatkan hukuman.
Dalam menghadapi black campaign melalui medsos, langkah-langkah apa yang telah dilakukan oleh Bawaslu dan apakah sudah ditindaki oleh Bawaslu. Netralitas ASN selama pemilihan serentak 2020 berapa banyak yang terlibat dan sanksi apa yang mereka dapatkan.
