MUNA BARAT, TELISIK.ID – Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024, jumlah berita hoaks di media sosial diperkirakan meningkat. Untuk itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Muna Barat telah mengambil langkah-langkah tegas dalam menangani penyebaran berita hoaks yang berpotensi merusak proses demokrasi.

Kordiv HP2H Bawaslu Muna Barat, LM Karman, mengungkapkan bahwa pengawasan terhadap kampanye di media sosial menjadi prioritas utama bagi Bawaslu menjelang H-20 Pilkada 2024.

"Kami fokus mengawasi kampanye di media sosial, termasuk berita hoaks, kampanye hitam (black campaign), dan ujaran kebencian yang berpotensi mengarah pada politik SARA," ujar Karman, Rabu (6/11/2024).

Karman menambahkan, setiap kali ditemukan akun anonim atau konten yang mencurigakan di media sosial, Bawaslu Muna Barat langsung melakukan koordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Baca Juga: AJP - ASLI Intensifkan Blusukan, Bangun Dukungan di Kecamatan Kendari dan Kendari Barat