Oleh karena itu, pemerintah akan melakukan berbagai langkah untuk memastikan bahwa harga BBM ini tetap kompetitif. Pemerintah juga akan memantau kesiapan suplai dan infrastruktur pendukung untuk memastikan distribusi yang lancar dan merata.

Baca Juga: Daftar Perusahaan Tanah Air Paling Banyak Setor Pajak ke Negara

Untuk tahap awal, BBM jenis baru ini akan dijual di tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jakarta. SPBU tersebut akan mendapatkan suplai dari kilang Balongan yang sudah mampu memproduksi solar dengan kandungan sulfur yang sangat rendah, bersumber dari antaranews.com.

Kilang milik PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) ini telah siap memproduksi hingga 900 ribu barel per bulan BBM diesel dengan spesifikasi sulfur 50 PPM, memenuhi standar ultra low sulfur diesel (ULSD).

Peluncuran ini tidak hanya berfokus pada Jakarta saja. Pemerintah juga sedang mengkaji kemungkinan ekspansi distribusi ke wilayah lain di Indonesia.