"Mumpung dekat rumah, jadi hampir setiap sore saya datang di sini sama teman-temanku," ujarnya.
Selain jadi tempat wisata untuk warga, ternyata hadirnya wisata ini membawa berkah tersendiri kepada penjual di sekitar bendungan atau penjual dadakan.
Salah satu penjual siomay, Ahmad menuturkan, jika dirinya setiap hari menjual di sekitar bendungan, mulai siang hingga sore hari.
Baca Juga: Bangga, Benteng Terluas di Dunia Ternyata Berada di Sulawesi Tenggara
"Selama ramai ini bendungan, saya di sini menjual, soalnya cepat laku dan habis kalau saya menjual di sini," ujarnya.
