Lanjut, seluruh pengurus LA Center terdiri dari berbagai etnis budaya. Ada Tolaki, Muna, Buton, Bugis, Makassar, Jawa, Bali dan sebagainya.
"Semua etnis suku, agama ada di falamnya, ini semua untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketentraman masyarakat," ujarnya.
Tempat sama, Ketua Dewan Pembina DPP LA Center Sultra, Masyhur Masie Abunawas mengatakan, LA Center sebagai organisasi masyarakat, telah terdaftar di Kementerian Dalam Negeri, berdasarkan surat keterangan nomor, 2300-00-00/0261/XII/2021 tanggal dua Desember 2021.
Masyhur menyampaikan, LA Center akan terus melaksanakan kegiatan sosial kemasyarakatan sebagai bentuk pengabdian tanpa batas kepada masyarakat Sultra.
