KENDARI, TELISIK.ID - Masih tersimpan memori pilu di benak Amir, tentang kehidupan yang ia jalani dengan penuh kesabaran dan syukur, demi mencari puing-puing rezeki setiap hari.

Di usia Amir yang sudah 72 tahun, masih kuat menjalani kehidupan di perantauan hanya dengan menjadi pengendara becak. Menjadi pengendara becak sudah ia lewati hingga puluhan tahun, bahkan pernah mengelilingi beberapa wilayah di Indonesia.

Di saat orang lain dengan usia yang sudah cukup tua mulai merasakan ketenangan istrahat, namun berbeda dengan Amir yang terus bekerja keras untuk memenuhi kehidupannya.

Saat ditemui di sekitar pelelangan ikan Kota Kendari, Amir menceritakan kisah hidup yang ia jalani bertahun-tahun menjadi pengedara becak untuk menghidupi keluarga di kampung dan dirinya di tanah rantau. Minggu (11/6/2023).

Baca Juga: Derita Lansia yang Tak Punya Anak