Baca juga: Mengukur Kepedulian Calon Kepala Daerah di Masa Krisis

Pendapat saya lebih aman jika memilih opsi kedua karena pertimbangannya tidak tergesa-gesa dan juga tidak terlalu lama dan keselamatan dan kesehatan publik tetap terjaga dan kualitas hasil pemilu jauh lebih terjaga. Apalagi ini adalah pesta bagi rakyat dan bukan pesta bagi pemerintah atau elit tertentu saja, masa ada pesta dalam suasana kecemasan.

Walaupun Plato kemungkinan besar berpendapat bahwa demokrasi melahirkan pemimpin dan yang dipimpin dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat merupakan suatu impian belaka. Karena pada kenyataannya demokrasi hanya melahirkan segelintir orang mengatasnamakan seluruh rakyat.

Legitimasi memerintah atas nama orang banyak tersebut ternyata akan melahirkan bentuk pemerintahan tirani ketimbang demokratis. Pandangan terhadap demokrasi sebagai pemerintahan mengacu pada kehendak rakyat merupakan ide demokrasi tradisional.  

Artinya demokrasi tradisional sangatlah bercirikan moral, pertimbangan emosional ketimbang rasional. Dalam Capitalism, Socialism, and Democracy, Schumpeter mengatakan kekurangan teori demokrasi klasik tersebut yang selalu menghubungkan antara kehendak rakyat (the will of the people) dan sumber serta bertujuan demi kebaikan bersama (the common good).