KONAWE UTARA, TELISIK.ID - Berstatus bakal calon (balon) Bupati Konawe Utara, Sudiro diduga terdaftar di dua partai, NasDem dan PDIP. Hal itu berdasarkan beredarnya Kartu Tanda Anggota (KTA) atas nama Sudiro dan Pakta Integritas yang menerangkan bahwa pihaknya bersedia menjadi anggota PDI-Perjuangan.

Dalam dokumen foto yang beredar tersebut, tertanggal 30 Mei 2024, KTA-nya ditandatangani oleh Ketum DPP PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Pakta Integritas ditandatangani oleh Sudiro.

Saat dikonfirmasi, salah seorang pengurus DPD PDIP Sultra yang enggan disebutkan namanya membenarkan terkait itu.

"Iya, dari periode pertama Pilkada itu sudah didukung oleh PDI-Perjuangan, tetapi kemudian setelah pileg, malah dia pindah di partai lain, partai PAN, artinya tidak konsisten," katanya.

Pihaknya juga membenarkan bahwa sebelumnya Sudiro pernah memiliki KTA PDI-Perjuangan.