"Perselisihan ini selama ini berakar dari terputusnya silaturahmi. Kita melakukan mediasi agar kedua belah pihak, yakni teman-teman dari Lorong Salangga dan Lorong Anawai, dapat kembali berdamai. Ini kita lakukan untuk menciptakan kedamaian di wilayah Salangga dan menghindari konflik antar kelompok," kata Rajab Jinik, Senin (25/9/2023) malam.

Politisi Partai Golkar itu menyebut, kekacauan yang sering terjadi di wilayah UHO dipicu oleh kelompok-kelompok tertentu. Oleh karena itu, kehadiran pihak kepolisian untuk memediasi sangat penting untuk menjaga wilayah UHO agar lebih aman, serta menjadikannya sebagai wilayah pendidikan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat Sulawesi Tenggara.

Dalam respon terhadap upaya mediasi itu, Ketua RT 10 Lorong Salangga, Mursalin, mengapresiasi langkah yang diambil oleh Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari yang berkolaborasi dengan aparat keamanan.

Menurutnya, pertemuan itu akan menjadi bagian dari sejarah bagi kawasan depan kampus, terutama Lorong Anawai dan Salangga. Ia melihat inisiatif itu sebagai langkah yang sangat baik dan harus diapresiasi oleh semua pihak.

"Ini adalah sejarah. Pertemuan antara dua lorong ini adalah sesuatu yang luar biasa. Saya berharap agar ke depannya tidak ada lagi pertikaian antara Anawai dan Salangga, semoga semuanya bisa aman dan tentram," ungkap Mursalin.